Festival Teluk Stabas VI 2026 Resmi Ditutup, Bupati Dedi Irawan Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

PESISIR BARAT – Festival Teluk Stabas (FTS) VI Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026 resmi ditutup dalam malam puncak yang berlangsung meriah di TPI Kuala Stabas, Rabu malam (10/6/2026).
Penutupan dilakukan Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan bersama Wakil Bupati Irawan Topani, S.H., M.Kn., di hadapan jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh adat, peserta lomba, dan masyarakat.
Festival yang berlangsung selama lima hari tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya, promosi potensi daerah, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Dalam sambutan Bupati Dedi Irawan yang dibacakan Wakil Bupati Irawan Topani, disampaikan bahwa antusiasme masyarakat selama pelaksanaan FTS VI menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Pesisir Barat.
“Malam ini terasa semakin istimewa karena pada pagi hari tadi kita menyambut sebuah peristiwa yang akan tercatat dalam sejarah Kabupaten Pesisir Barat. Setelah 13 tahun sejak kabupaten ini berdiri, untuk pertama kalinya Bumi Helauni Kik Bakhong mendapat kehormatan menerima kunjungan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” ujar Irawan membacakan sambutan Bupati.
Menurut Dedi, kunjungan Presiden RI ke Pesisir Barat bukan sekadar kunjungan kenegaraan, tetapi menjadi simbol semakin dikenalnya Pesisir Barat dalam pembangunan nasional.
Momentum tersebut, kata dia, menjadi kebanggaan sekaligus sejarah penting bagi masyarakat Bumi Helauni Kik Bakhong.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan festival, mulai dari panitia, Forkopimda, TNI-Polri, sponsor, tokoh adat, tokoh agama, insan media hingga masyarakat.
Ia mengajak seluruh masyarakat mempertahankan semangat persatuan dan kebersamaan yang telah terbangun selama festival.
“Jabatan, kegiatan, dan perayaan akan berlalu, namun manfaat serta kebersamaan yang kita tinggalkan akan selalu dikenang. Mari terus menjaga persatuan, bergandengan tangan, dan bersama-sama membangun Pesisir Barat yang lebih maju, sejahtera, dan mendunia,” katanya.
Penyerahan Hadiah Pemenang Lomba
Malam puncak FTS VI juga diisi dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar selama festival.
Untuk Pawai Budaya tingkat SD/sederajat, juara pertama diraih SDN 66 Krui, juara kedua SD IT Al Mahduri, dan juara ketiga SDN 1 Krui. Sementara juara harapan masing-masing diraih SDN 67 Krui, SD IT Cendikia, dan K3S Way Krui.
Pada Pawai Budaya tingkat SMP/sederajat, juara pertama diraih SMPN 1 Krui, disusul SMPN 2 Krui sebagai juara kedua dan SMPN 18 Krui sebagai juara ketiga. Juara harapan pertama diraih SMPN 17 Krui.
Sementara Pawai Budaya tingkat SMA/sederajat, juara pertama diraih SMA Asyafiah dan juara kedua SMAN 1 Krui Selatan.
Untuk kategori Pawai Budaya tingkat kelurahan/pekon, juara pertama dan kedua diraih Kelurahan Pasar Krui, sedangkan juara ketiga diraih Pekon Seray.
Kategori Pawai Budaya tingkat kecamatan menempatkan Kecamatan Ngambur sebagai juara pertama, Kecamatan Krui Selatan juara kedua, dan Kecamatan Lemong juara ketiga.
Sedangkan untuk kategori Pawai Budaya tingkat OPD, juara pertama diraih BPBD, juara kedua Disdikbud, dan juara ketiga PUPR. Juara harapan pertama Bapperida, harapan kedua Dinas Kesehatan, serta harapan ketiga DPRKPPLH.
Dengan berakhirnya malam puncak tersebut, Festival Teluk Stabas VI Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026 resmi ditutup.
Pemkab Pesisir Barat berharap semangat kebersamaan yang lahir dari festival tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi terus menjadi kekuatan masyarakat dalam menjaga budaya, memperkuat persatuan, dan mendorong pembangunan daerah.



