Hindari Overlapping Program CSR, Pemkab Lamteng Jalin Sinergi Dengan Perusahaan

By Matacakrawala 13 Feb 2018, 18:34:59 WIBAdvetorial

Hindari Overlapping Program CSR, Pemkab Lamteng Jalin Sinergi Dengan Perusahaan

Keterangan Gambar :


LAMTENG, MATACAKRAWALA.COM--- Pembangunan yang kompleks tidak dapat diatasi hanya dengan mengandalkan sumber pendanaan dari APBD saja. Untuk itu diharapkan melalui program-program CSR yang dilaksanakan oleh dunia usaha dapat membantu pelaksanaan pembangunan daerah.

Demikian disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Tengah, Hi. Abdulhak SH.MM didampingi oleh Kepala Bidang Perekonomian Bappeda Thoherhan M.Si, kepada media, Selasa (13/2/2018).

Abdulhak mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) merencanakan untuk membentuk forum yang mewadahi sinergitas program CSR yang berada diwilayah setempat. Forum CSR ini nantinya akan menjembatani pelaku usaha (perusahaan) dengan pemerintah.

Pembentukan forum tersebut merupakan tindak lanjut pelaksanaan Peraturan Bupati Lampung Tengah Nomor 69 Tahun 2017 Tentang Pedoman Pelaksanaan Perda No. 05 Tahun 2016 Tentang Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan Perusahaan

"Pembentukan Forum CSR diharapkan berdampak terhadap keselarasan penyaluran dana CSR dengan program pembangunan yang telah disusun oleh Pemkab Lamteng, mengingat keterbatasan Fiskal APBD Lampung Tengah," ujarnya.

Forum CSR ditargetkan sudah dapat berperan penuh pada TA 2018. Untuk itu Pemkab Lamteng akan melakukan pertemuan dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah serta stakeholder terkait.

Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto menegaskan bahwa Forum CSR sebagai wadah penyaluran CSR beserta besaran target pendanaan yang akan ditentukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hasil pantauan dilapangan masih banyak pelaku usaha yang mengaku telah menyalurkan CSR tetapi tidak jelas kemanfaatannya untuk masyarakat. Jadi perusahaan juga punya pegangan untuk tidak memberikan sembarangan kepada oknum-oknum yang memiliki kepentingan pribadi.

"Agar terjalin sinergitas pembangunan diperlukan pembagian tugas dari masing-masing stakeholder. Pemerintah daerah sebagai regulator sedangkan pihak swasta sebagai eksekutor CSR," katanya.

Bupati Mustafa juga sebelumnya mengharapakan agar pelaku usaha untuk mensinergikan program-program CSR dengan rencana pembangunan yang tertuang dalam RPJMD dan RKPD Kabupaten Lampung Tengah.

Pemkab Lamteng melalui Tim Fasilitasi Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan Perusahaan yang diketuai oleh Wakil Bupati Loekman Djoyosoemarto tahun 2017 telah memfasilitasi PT. Bank Lampung menyalurkan dana CSR kepada 10 kelompok masyarakat (Pokmas) yang ada di wilayah setempat berupa sarana dan prasarana pengolahan pangan.

"Selama ini program CSR lebih bersifat charity dan ceremonial, sehingga kurang berdampak terhadap sinergitas pelaksanaan pembangunan. Masih banyak pelaku dunia usaha di Lamteng yang belum melaporkan pelaksanaan CSR kepada Pemerintah Daerah." ungkapnya.(ADV).



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Robby Prihandaya

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website Ini?
  Sangat Baik
  Baik
  Biasa Saja
  Buruk
  Sangat Buruk

Komentar Terakhir

  • NebkvoPap

    I was actually itching to tails of some wager some money on some sports matches ...

    View Article
  • Epicksoninalt

    I regret, that I can not participate in discussion now. I do not own the necessary ...

    View Article
  • Epicksoninalt

    Not clearly --- It is more than word! price viagra, canadian pharmacy viagra 50 ...

    View Article
  • read this

    I am really enjoying reading your well written articles. It looks like you spend a ...

    View Article